Tuesday , December 10 2019
Home / berita / Study Komparatif Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang ke Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Banyuwangi

Study Komparatif Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang ke Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Banyuwangi

Foto Bersama kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Banyuwangi, Ir. Hary Cahyo Purnomo

Dalam rangka meningkatkan produksi perikanan dan kapasitas Sumberdaya manusia bidang Kelautan dan Perikanan, Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang melaksanakan kunjungan kerja studi kompatatif  ke Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Banyuwangi Provinsi Jawa Timur pada tanggal 25 s/d 27 Juli 2019.

Rombongan di terima oleh Kepala Dinas perikanan dan pangan Ir. Hary Cahyo Purnomo beserta jajarannya.

Maksud dan tujuan kegiatan ini adalah untuk mengenal lebih jauh Program dan Kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Banyuwangi dilakukan pula penukaran cindramata, untuk saling mempererat tali silahturahmi antar kedua belah pihak.  Adapun tempat tempat yang telah dikunjungi antara lain yaitu :

  1. Agro Wisata Taman Suruh yang berlokasi di dusun Wonosari Desa Tamansuruh, Kecamatan Glagah, 8 km ke arah barat kota Banyuwangi. Awalnya Lahan tandus yang disulap menjadi lahan produktif seluas 10,6 hektare. Objek wisata Tamansuruh memiliki nilai tambah tersendiri, di samping lokasinya masuk dataran tinggi di lereng gunung Ijen, hawanya sejuk dan asri. Ditambah lagi dengan dua kolam pemandian bagi orang dewasa dan anak-anak serta tempat majnan anak-anak. Dilokasi ini terdapat aneka tanaman pangan,dan hortikultura serta beragam bunga celosia yang berwarna warni.
  2. Kampung Sidat yang berlokasi  Dusun Rejopuro, Desa Kampunganyar, Kec Glagah, yang dikelola oleh kelompok  masyarakat dengan cara memelihara ikan nila  pada saluran air pembuangan dan  mengelola  tempat wisata pemandian (kolam renang) serta  budidaya Ikan Sidat.
  3. Tempat Pelelangan Ikan Muncar membahas tentang tatacara pengelolaan TPI Muncar  yang berlokasi di UPT. Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Muncar.
  4. Budidaya Ikan Lele , dengan penebaran benih 1 m3 sebanyak 1.500 ekor  dan penggantian air sehari 3 kali yang berlokasi di Desa Kedayunan kecamatan Kabat.  Hingga saat ini total ada 52 pembudidaya ikan lele yang tergabung di dalamnya termasuk ibu-ibu.
  5. Pengolahan Dodol dari buah labu dan pembuatan Keripik dari ikan Gurame di Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan Bintang Jaya berlokasi di Desa Kebaman Kec. Srono.
  6. Kunjungan ke Geopark kelompok Banyu Bening didamping oleh Kepla Dinas Perikanan dan Pangan Bapak Hary Cahyo Purnomo dan Kepala Desa Jajag Bapak Suparno.  Geopark ini awalnya saluran irigasi/ selokan yang sering dijadikan tempat pembuangan sampah.  Terdapat sekitar  200 meter x 1 meter saluran irigasi yang berisi ikan nila merah dan nila hitam  sebanyak 15 ribu ekor oleh kelompok pembudidaya ikan  Mina Jajag dan ada beberapa saluran air yang diisi ikan Koi dan ikan Tombro. Seluruh biaya pengembangan Banyu Bening berasal dari hasil iuran warga, sebesar Rp150.000/kepala keluarga. Dari sejumlah uang yang berhasil dikumpulkan tersebut dibelikan bibit ikan, pakan, dan peralatan untuk mempercantik Banyu Bening. Sebagai sumber pemasukan tambahan, pakan ikan dikemas dalam kantung plastik kecil dan dijual dengan harga Rp1.000/bungkus.
Foto Bersama kepala UPT PPP Muncar, Bapak Kartono umar.

 

Kepala Dinas Perikanan Pandeglang berharap bahwa dengan adanya kegiatan study komparatif ini pegawai Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang dapat mengadopsi kegiatan yang ada di Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Banyuwangi atau menumbuhkan ide-ide kreatif serta inovatif untuk kemajuan pembangunan perikanan di kabupaten pandeglang. (Ns)

About perikanan

Check Also

DINAS PERIKANAN PERSIAPKAN LOKASI BUDIDAYA KERANG HIJAU

Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang mempersiapkan  calon lokasi budidaya kerang hijau. Pengecekan dilaksanakan pada hari Selasa, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *