Pandeglang – Bersama perwakilan OPD terkait dan stakeholder, Kepala Bidang Bisnis Hasil Olahan dan Peningkatan Daya Saing Produk Perikanan Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang Nuridawati, diskusi Penajaman Rencana Aksi RIF (Responsive Innovation Fund) Pengembangan Produk Agro Mina Wisata di Kawasan Jiput dan Labuan di Oproom Bappeda Pandeglang, Senin (31/8).
Dana Inovasi Responsif (Responsive Innovation Fund/RIF) adalah komponen dari proyek NSLIC/NSELRED dalam bentuk hibah untuk membantu pemerintah daerah dan/atau institusi lokal dalam mengembangkan cara inovatif (misalnya, proses yang lebih efisien, cara baru untuk memberikan layanan, berbagi sumber daya dengan daerah lain atau menggunakan alat dan teknologi untuk mengatasi kendala jarak, akses, dll.) yang pada akhirnya bermanfaat bagi masyarakat.
RIF ditujukan untuk memberikan bantuan teknis kepada lembaga pemerintah dan non pemerintah, koperasi, UKM, Badan Usaha Milik Desa dibeberapa wilayah dari 39 Pusat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia untuk mengembangkan dan menerapkan gagasan, metode dan praktik baru untuk memperbaiki pengembangan layanan publik. Layanan bisnis dan kemitraan publik-swasta. Program-program tersebut diharapkan dapat mendukung pembangunan ekonomi lokal yang ramah lingkungan, responsif terhadap gender, termasuk prinsip-prinsip tata kelola yang baik.
Proyek NSLIC/NSELRED merupakan program kerja sama antara Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas dan Pemerintah Kanada melalui Global Affairs Canada (GAC) dalam mendukung kapasitas stakeholder meningkatkan iklim investasi lokal dan pengembangan ekonomi lokal dan daerah dibeberapa kabupaten/kota terpilih, dimana Kabupaten Pandeglang menjadi salah satunya.
Adapun dua kawasan yang ditetapkapkan untuk melaksanakan program RIF di kabupaten Pandeglang yakni Kecamatan Jiput yang fokus pada Produk unggulan sektor Pertanian “Emping” dan Kecamatan Labuan sebagai sektor Perikanan/Kelautan “Ikan Olahan”.
Program ini melibatkan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yaitu Badan Pembangunan Daerah, Dinas Pariwisata, Dinas Perindusterian dan Perdagangan, Dinas Perikanan, Dinas Pertanian dan Dinas Ketahanan Pangan. (AR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *